Bukannya anti dengan kompas.com, namun, menurut saya, pemberitaannya terkadang terlalu menyinggung SARA. Saya paham bahwa sulit untuk melepaskan dari unsur SARA tersebut. Setidaknya, pemberitaannya jangan terlalu mengarah pada sentimen umat beragama. Bila dilihat dari judulnya, kemungkinan besar masyarakat bisa mengambil penalaran kesimpulan generalisasi. Alangkah lebih elok jika judulnya menjadi: Oknum Pengurus Pesantren Melakukan Perbuatan Tidak Menyenangkan Terhadap Santri  Perempuannya.

Lagi pula, jika dilihat judulnya, saya rasa tidak masuk logika. Satu hal yang harus digarisbawahi adalah kompas.com tidak hanya sekali melakukan pemberitaan semacam ini. Yang ditakutkan adalah adanya kesengajaan yang nanti mengarah pada opini publik.

Bisa jadi opini saya di atas salah besar.

Bukannya anti dengan kompas.com, namun, menurut saya, pemberitaannya terkadang terlalu menyinggung SARA. Saya paham bahwa sulit untuk melepaskan dari unsur SARA tersebut. Setidaknya, pemberitaannya jangan terlalu mengarah pada sentimen umat beragama. Bila dilihat dari judulnya, kemungkinan besar masyarakat bisa mengambil penalaran kesimpulan generalisasi. Alangkah lebih elok jika judulnya menjadi: Oknum Pengurus Pesantren Melakukan Perbuatan Tidak Menyenangkan Terhadap Santri Perempuannya.

Lagi pula, jika dilihat judulnya, saya rasa tidak masuk logika. Satu hal yang harus digarisbawahi adalah kompas.com tidak hanya sekali melakukan pemberitaan semacam ini. Yang ditakutkan adalah adanya kesengajaan yang nanti mengarah pada opini publik.

Bisa jadi opini saya di atas salah besar.

Hanya ada sedikit bintang mam ini. Mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya.

Yang ditakutkan adalah ada anggapan bahwa boleh saja plonco junior asal jangan sampai mati.

— @moedja

Bahkan, lembar Jumat saja sekarang dikomersialkan. Warna bergantung pada sponsor. :D

Bahkan, lembar Jumat saja sekarang dikomersialkan. Warna bergantung pada sponsor. :D